Kamis, 17 November 2016

#RENUNGAN 2 – KULTUR ORGANISASI

Dalam mendirikan sebuah perusahaan dan memiliki usaha sekecil atau sebesar apapun, sebagai seorang pemimpin, pernahkah terlintas dalam benak kita pertanyaan: Apakah penting untuk sebuah organisasi dalam memiliki pemimpin yang karismatik? Apakah penting untuk sebuah perusahaan dalam memiliki misi? Mana yang lebih penting, pemimpin yang karismatik atau perusahaan yang memiliki visi? Pertanyaan-pertanyaan inilah selanjutnya akan membawa kita untuk dapat melihat bagaimana seharusnya sebuah perusahaan atau organisasi bergerak melangkah ke depan.
Jim Collins dalam bukunya “Built to Last” pernah membahas hal-hal tersebut, terlebih lagi bagaimana pengaruh besar atas adanya pemimpin karismatik dan perusahaan yang memiliki visi dalam keberhasilan sebuah menjaga kultur organisasi dan memahami dengan baik esensi atau isi dari visi yang ada. “Built to Last” melihat suatu perusahaan atau organisasi dengan dua perspektif, yaitu time telling dan clock building.

TIME TELLING
Time telling adalah sebuah analogi dimana hanya seorang dalam suatu lingkungan yang bisa memberi tahu waktu yang ditunjukkan dalam suatu jam karena hanya dialah yang tahu bagaimana merakit dan membaca jam tersebut. Dalam hal ini, orang tersebut sebagai pemimpin dan waktu tersebut adalah visi, ide atau ilmu yang diterapkan dalam lingkungan tersebut. Dapat disimpulkan bahwa dalam lingkungan tersebut, yang memiliki visi, ide atau ilmu hanya orang tersebut dan orang-orang disekitarnya hanya mengandalkan orang tersebut sebagai tolak ukur dalam mereka bertindak, melakukan aktivitas dan keberhasilan perusahaan tersebut.

  • Pemimpin memiliki nilai hanya untuk diri sendiri.
  • Pemimpin memiliki kharisma atau kekuatan hanya untuk diri sendiri.
  • Pihak lain selain pemimpin tidak mengerti esensi atau kejelasan tujuan dari suatu organisasi atau perusahaan.
  • Tidak menularkan semangat dan antusiasme pada yang lainnya.
  • Karakter dari pemimpin tersebut akan diingat, namun jika pemimpin tersebut sudah tidak tergantikan, spirit dan kultur organisasi akan hilang.
CLOCK BUILDING
Clock building menunjukkan bahwa seseorang yang juga mengajak orang lain untuk bersama-sama merakit dan mengerti dalam membaca kerja jam tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa pemimpin tersebut ingin kemampuan yang ia miliki dapat dimiliki juga oleh orang disekitarnya dan tidak ingin adanya kebergantungan atau saling mengandalkan. Sejalan dengan ini, pemimpin dipandang sebagai seseorang yang seharusnya membagi kekuatan, kemampuan dan nilai yang ia miliki dengan siapapun yang berada dalam lingkungan tersebut. Hal ini dianggap perlu karena keberhasilan suatu perusahaan tidak hanya disebabkan oleh kemampuan satu orang saja tetapi juga kerja sama dan semangat yang dirasakan oleh bersama.

  • Pemimpin membagi nilai yang dimilikinya dengan orang lain.
  • Pemimpin membagi kekuatan yang dimilikinya dengan orang lain.
  • Pemimpin mampu menyampaikan dan membuat orang lain memahami visi, ide dan esensi atas apa yang dilakukan demi kesuksesan perusahaan atau organisasi.
  • Mampu menularkan semangat dan antusiasme pada yang lainnya.
  • Semua anggota atau pihak yang terlibat memberikan kontribusinya terhadap kemajuan perusahaan atau organisasi.
  • Inti dari clock building adalah membangun sebuah perusahaan atau organisasi dalam keberlanjutan.
Perbandingan dari dua hal ini dapat kita lihat dari contoh antara dua perusahaan besar dengan usaha supermarketnya. Mereka adalah Walmart dengan Sam Walton sebagai pemimpin dan Ames dengan Herbert Gilman sebagai pemimpin. Walmart merupakan supermarket yang sangat Berjaya terutama di negara-negara Barat melebihi Ames. Walton sangat terbuka dan mengizinkan karyawannya untuk memimpin, berinovasi dan mengembangkan Walmart dengan kemampuan mereka melalui kerja sama, sedangkan Gilman cenderung menjadi seorang pemimpin diktator yang banyak memberikan perintah kepada karyawannya. Hasilnya adalah Walmart sukses hingga sekarang meskipun Walton telah tiada, sedangkan Ames mengalami banyak kegagalan setelah kekuatan Gilman lenyap seiring meninggalnya Gilman. 
   




Dari hal ini dapat kita ambil pelajaran bahwa sebagai pemimpin sudah seharusnya kita mengerti bahwa perusahaan yang kita miliki kesuksesannya tidak hanya ditentukan oleh kemampuan kita dalam berpikir dan berinovasi, tetapi juga kinerja tim secara bersama-sama. Yang terpenting adalah bagaimana perusahaan akan berjalan di masa depan dengan atau tanpa adanya kita sepenuhnya. Tidak ada yang salah dalam memberikan ilmu dan energi akan memberikan semua ide, tenaga dan pikiran yang kita punya kepada orang lain, karena sejatinya kesuksesan tidak hanya apa yang dapat kita raih untuk diri sendiri, tetapi juga kepuasan hati dalam melihat kesuksesan orang lain yang ditularkan oleh kita.

Barkah Hidayat
Calon Ketua Umum DPP APERSI 2016-2020
Info tentang Barkah Hidayat klik disini
Sosial Media : InstagramFacebook



APERSI ... Maju.....
Dengan Barkah....  Lebih Maju .....

Silahtuhrahim dan Penyampaian Visi dan Misi dengan DPD APERSI Jawa Barat

Silahtuhrahim dan Penyampaian Visi dan Misi  dengan DPD APERSI Jawa Barat









Barkah Hidayat
Calon Ketua Umum DPP APERSI 2016-2020
Info tentang Barkah Hidayat klik disini
Sosial Media : InstagramFacebook

APERSI ... Maju.....
Dengan Barkah....  Lebih Maju .....

#RENUNGAN 1 – PENGUSAHA

Seiring dengan apa yang kita hadapi, saya menyadari bahwa menjadi pribadi yang sukses terkadang diperlukan keberanian. Sukses pun memiliki banyak definisi, tergantung pada perspektif masing-masing. Namun pada saat ini saya pribadi melihat bahwa arti sukses yang sebenarnya tidak hanya sukses yang dimiliki oleh kita yang berusaha meraihnya, tetapi juga dapat membantu atau menginspirasi orang lain untuk mencapai sesuatu yang mereka inginkan. Sukses tidak hanya milik sendiri, tetapi juga orang lain yang kita tularkan semangatnya dalam meraih kesuksesan versi mereka masing-masing. Dalam hal ini, saya melihat bahwa adanya semangat yang ditularkan tersebut dapat kita katakan sebagai salah satu ikhtiar yang selalu saya upayakan dalam hidup. Hal ini dapat dilihat dari kesungguhan saya sebagai entrepreneur. Saat ini menjadi seorang entrepreneur tidak hanya sebagai status atau tanda sebagai seorang pemimpin semata, tapi perlu disadari bahwa menjadi seorang entrepreneur atau pengusaha merupakan kesempatan kita untuk dapat berkontribusi dalam memajukan negeri ini, khususnya dalam bidang ekonomi dan kesejahteraan. Kedua, dengan menjadi seorang entrepreneur atau pengusaha, kita telah membantu orang lain untuk mendapatkan pekerjaan dimana hal ini akan berdampak pada kesejahteraan pekerja beserta keluarga dan hal lainnya. Dapat ditarik suatu pelajaran berharga dalam hal ini bahwa apa yang kita lakukan dapat berdampak besar bagi orang lain.


Semangat berwirausaha yang saya geluti ini pun menjadi terpacu dengan adanya teori yang mendukung. Teori tersebut dinyatakan oleh sosiolog dari Harvard Dr. David McClelland dalam bukunya “The Achieving Society” bahwa suatu negara bisa makmur apabila 2% dari jumlah penduduknya menjadi pengusaha. Melihat pada teori ini, kondisi Indonesia masih sangat jauh dari harapan dimana diperoleh data mengenai jumlah pengusaha di Indonesia yang hanya mencapai angka 0,18% atau baru hanya memiliki 400.000 pengusaha dari ratusan juta penduduk Indonesia. Hal ini sangat kontras jika dibandingkan dengan negara seperti Jepang dan Korea yang memiliki presentase banyaknya pengusaha yang sudah melebihi 5% serta Amerika yang menjadi negara paling banyak pengusaha di dunia yang mencapai angka 8%. Bukti lain akan peran pengusaha yang kuat terjadi pada negara Singapura, dimana peningkatan jumlah pengusaha pada tahun 2001 yang mencapai angka 2,2% menjadi 7,2% pada tahun 2007 membuat Singapura menjadi negara makmur. Tidak dapat disangkal kemajuan negara tersebut juga terjadi berkat peranan rakyat Singapura yang berkontribusi dalam kemajuan dunia wirausaha dan penyerapan tenaga kerja yang ada di negara tersebut.

Dengan adanya komparasi Indonesia yang masih jauh tertinggal dengan negara-negara lainnya baiknya menjadi cerminan bagi kita untuk dapat terus berupaya meningkatkan kinerj sebagai pengusaha untuk dapat terus sukses dan settled, kemudian tidak lupa juga untuk terus menyerap dan melatih sumber daya manusia demi Indonesia yang lebih baik. Perlu diingat bahwa dengan semakin banyak orang yang membentuk dirinya menjadi pengusaha yang tangguh dan cerdas dalam memaksilkan peluang, semakin banyak pengusaha yang lahir dan terlatih. Kontribusi inilah yang harus selalu dilakukan secara berkelanjutan sehingga Indonesia menjadi negara yang kaya akan kearifan lokal, semangat berkarya dan kekuatan yang bertumpu pada generasi muda yang produktif. Terlihat jelas bahwa kekuatan pengusaha dalam mengubah kondisi keuangan secara pribadi maupun negara memiliki dampak yang sangat besar. Karena itulah kita sebagai pengusaha sebaiknya terus mengembangkan diri dan orang lain agar selalu memiliki jiwa leadership dan entrepreneur yang besar. Jangan kenal lelah untuk belajar dan berkembang!

Barkah Hidayat
Calon Ketua Umum DPP APERSI 2016-2020
Info tentang Barkah Hidayat klik disini


Sosial Media : InstagramFacebook

APERSI ... Maju.....
Dengan Barkah....  Lebih Maju .....

Silahtuhrahim dan Penyampaian Visi dan Misi dengan DPD APERSI Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat

Silahtuhrahim dan Penyampaian Visi dan Misi  dengan DPD APERSI Sulawesi Selatan dan DPD Sulawesi Barat




Kami Tim Pemenagan Barkah Hidayat Calon Ketua Umum DPP APERSI 2016-2020 mengucapkan banyak terima kasih karena telah menerim kami.

Barkah Hidayat
Calon Ketua Umum DPP APERSI 2016-2020
Info tentang Barkah Hidayat klik disini


Sosial Media : InstagramFacebook

APERSI ... Maju.....
Dengan Barkah....  Lebih Maju .....

Kamis, 27 Oktober 2016

Cara Membuat Rumah Kecil Terlihat Lebih Luas


Setiap orang pasti mendambakan rumah impiannya sendiri, baik rumah itu kecil maupun besar. Akan tetapi, kita sering kali dihadapkan dengan kenyataan bahwa harga tanah dan bangunan kian meningkat tiap tahunnya. Sehingga mayoritas masyarakat, mungkin baru bisa memiliki rumah dengan tipe standar, dengan luasan tanah dan bangunan 36 m2 – 72 m2. Luasan yang terbatas tersebut memunculkan permasalahan baru, bagaimana cara memaksimalkan dan menyiasati ruang yang ada.




Mayoritas dari kita kadang merasa kekurangan ruang untuk perabotan yang dimiliki dan untuk kegiatan sehari-hari di dalamnya. Hal tersebut bisa saja terjadi karena kamu kurang memaksimalkan setiap bagian dari rumahmu. Beberapa tips untuk mengatasi rumah yang tidak terlalu besar, di antaranya:

1. Pemilihan Cat Warna Cerah
Gunakan cat berwarna cerah yang dapat menghindarkan kesan sempit pada ruangan, warna putih, cream, dan warna pastel lainnya bisa menjadi pilihan terbaik. Sangat penting untuk diingat untuk menghindari penggunaan warna gelap pada ruangan sempit seperti, warna hitam, coklat tua, abu-abu dan warna gelap lainnya. Hal itu dapat memberikan efek sempit, gelap, dan pengap pada ruangan.

2. Biarkan Sinar Matahari Masuk
Semakin banyak sinar yang masuk dapat membantu dan membuat ruangan menjadi terang sehingga terasa lebih luas. Ingat untuk selalu membersihkan jendela agar cahaya bisa masuk lebih banyak.

3. Pemilihan Furniture yang Proporsional
Pemilihan furniture yang sesuai dan proposional untuk ruanganmu. Hindari pemakaian furniture yang serba besar karena akan menyebabkan ruangan terasa sempit dan tidak leluasa bergerak. Tetapi tidak ada salahnya menaruh satu sampai dua furniture yang berukuran besar yang dikombinasikan dengan furniture yang ukurannya lebih kecil, itu akan jauh lebih baik. Seperti satu sofa besar yang dikombinasikan dengan coffee table yang berukuran lebih kecil.

4. Furniture yang Multifungsi
Pilih atau belilah furniture yang multi fungsi, di samping memiliki kelebihan fungsi akan menghemat tempat pada ruangan. Seperti, sofa yang memiliki dua fungsi sebagai penyimpanan barang yang terletak di bawah jok sofa tersebut, puff yang juga berfungsi coffee table, divan (tempat tidur) dengan tempat penyimpanan dibagian bawahnya.

5. Furniture yang Ringan
Material dan motif pada furniture pun mempengaruhi kesan pada ruanganmu, disarankan untuk memilih furniture yang terkesan ringan. Kombinasi kayu, frame besi, serta kaca bisa membantumu menciptakan kesan ringan pada furniture dan ruangan. Selain itu pilih model yang simple dan minimalis, disarankan tidak memilih furniture dengan banyak ukiran, seperti model klasik. Tetapi, jika kamu menyukai tipe klasik, mungkin furniture semi klasik modern bisa menjadi pilihan terbaikmu.

6. Dekor Ruangan Seperlunya
Tata dengan rapih, jangan sampai terlalu banyak aksesoris kecil yang tergeletak dimana saja, itu akan membuat ruanganmu terkesan berantakan. Kamu bisa memasukan sebagian aksesoris dekormu ke dalam lemari. Terlebih jika kamu memiliki ambalan terbuka jangan terlalu banyak diisi dengan aksesoris dekormu, memberikan sedikit ruang kosong pada ambalanmu akan memberikan efek simple dan tidak padat.

7. Tambahkan Cermin
Penggunaan cermin selain sebagai dekorasi di dinding, juga memiliki efek visual pada mata, yang membuat ruangan kecil menjadi terlihat lebih besar dibandingkan kenyataannya.

Rabu, 26 Oktober 2016

Cara Memulai Bisnis property Untuk Pemula


Dalam setiap menjalankan usaha tantangan pertama dan terberat adalah saat memulainya. Ada kalanya seseorang memiliki ide usaha cukup menjanjikan, namun hanya dibiarkan berada dalam kepala mereka tanpa adanya usaha untuk merealisasikanny. Bisa jadi, ide tersebut berga milyaran, namun karena tidak dijalankan maka sia-sialah suda ide tersebut. Adapun saat seseorang sudah matang dan berkeinginan untuk merealisasikan sebuah ide usaha, mereka terbentur dengan modal yang sangat minim sehinnga sering kali urunglah niat untuk memulai usaha.

Hal yang sama juga terjadi pada mereka yang berkeinginan untuk terjun dalam bisnis property. Sudah menjadi anggapan umum bahwa memulai bisnis property berarti memiliki modal yang sangat besar. anggapan tersebut tidaklah selalu benar. Faktanya, seseorang bisa memulai bisnis property dengan modal yang minim, bahkan tidak sama sekali. Dibutuhkan kejelian dan kematangan planning bagi anda untuk dapat memulai bisnis property tanpa modal. dan sebagai referensi anda berikut adalah cara memulai bisnis property tanpa modal untuk pemula :

1. Rajinlah Membaca Iklan property
Memulai usaha property bukan berarti harus langsung skala besar. Dengan menjadi perantara jual beli property pun bisa menjadi batu loncatan yang baik untuk menyelami dunia bisnis property sambil lalu meraup untung. Sebagai permulaan, ada baiknya anda mulai rajin membaca iklan property di waktu-waktu senggang, sehingga anda akan lebih update terhadap perkembangan dunia property terutama di kota anda.Juka memungkinkan anda bisa menawarkan jasa anda kepada para pemilik property untuk membantu pembeli mendapatkan property yang mereka inginkan.

2. Mulailah dari Lingkup Terdekat Anda
Tidak ada salahnya untuk memulai bisnis property anda dari lingkup terdekat anda terlebih dahulu, seperti kerabat keluarga, teman dekat, tetangga dan seterusnya. Dengan begitu, anda akan mendapatkan pengalaman yang cukup untuk nantinya berhadapan dengan orang yang benar-benar asing bagi anda sebelumnya. Tentunya menjadi perantara bagi teman atau kerabat sendiri akan lebih mudah karena anda sudah benar-benar kenal mereka sebelumnya. Nantinya pun anda akan lebih siap untuk manjangkau konsumen dengan lingkup yang lebih luas.

Rumah Contoh Type 32/72 Kota Kahuripan Purwakarta

3. Bangun Network yang Luas
Tidak bisa dipungkiri bahwa dengan network yang luas, tentunya akan lebih mudah bagi anda untuk menjalankan semua bisnis, termasuk juga menjalankan bisnis property. Bagi anda yang baru memulai, anda tidak perlu merasa minder dengan jaringan anda masih sangat minim. Selalu ada permulaan untuk segalanya. Nantinya dengan anda banyak berhubungan dengan orang-orang, maka otomatis jumlah kenalan anda akan semankin bertambah, yang berarti network yang anda bangun akan semakin luas dikemudian hari.

4. Selalu Aktif
Bisnis property adalah bisnis yang dinamis, yang mana jenis bisnis ini menuntut para pelakunya untuk selalu aktif dan update dari perkembagnan yang ada. Maka dari itu, sangat disarankan bagi siapapun yang ingin memulai bisnis property untuk selalu menambah wawasan mereka akan bisnis ini. caranya dengan selalu hadir di setiap event bisnis property, seperti pameran property, seminar property dan kegiatan lainnya berkaitan dengan bisnis properti atau anda bisa ikut bergabung dalam organisasi-organisasi tentang poperty seperti Asosiasi Pegembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (APERSI), Real Estate Indonesia (REI) dan berbagai organisasi lainya.

5. Pastikan Segalanya Jelas dan Tertulis 
Saat Anda menawarkan jasa anda, ada baiknya untuk mengikat segala sesuatu diatas kertas. Dengan begitu semua pihak akan paham posisi masing-masing dan andapun akan mendapat kejelasan perihal banyak hal termasuk juga tentang komisi dan fee yang nantinya anda dapatkan. Bahkan dengan saudara atau kerabat dimana anda ditunjukan untuk menjadi perantara, sangat penting untuk menuangkan segalanya diatas kertas agar lebih jelas dan transparan akan hak dan kewajiban anda nantinya.

6. Manfaatkan Sosial Media Online
Dunia semakin canggih sekarang dan internet telah mengubah kebiasaan banyak orang. Kini, masyarakat cenderung untuk membeli barang dan jasa via online. Selain lebih cepat dan mudah, online market juga terkenal akan aksesnya yang sangat komplit ke berbagai jenis produk dan jasa. dan dengan memanfaatkan hal tersebut diatas, anda dapat menjaring lebih banyak pembeli potensial dengan menggunakan media online seperti Facebook, Twitter, dan lain-lain atau bahkan anda bisa membangun website khusus untuk mengiklankan produk property anda.

7. Bersikap Jujur di Segara Situasi
Pekerjaan apapun yang anda geluti, kejujuran adalah hal yang utama. Anda kalanya kita ingin berhasil menjual property dengan cepat dan melakukan cara-cara tercela untuk menggapi hal tersebut, salah satunya adalah dengan berbohong atas kondisi sebenarnya dari property tersebut. Jika hal ini anda lakukan, dapat menimbulkan kekecewaan pada pihak pembeli yang nantinya akan berimbas pada rusaknya reputasi yang telah anda bangun. Hanya karena keuntungan tidak yang tidak seberapa, rusaklah reputasi anda yang telah anda bangun selama bertahun-tahun. Sebaliknya dengan bersikap jujur maka semua pihak akan menyukai anda dan mereka tidak akan segan untuk mengunakan anda dikemudian hari, atau bahkan besar kemungkinan anda akan direkomendasikan pada teman dan saudara lainnya.

8. Buat Website
Bisnis apapun tentunya membutuhkan wadah sebagai tempat berlabuh bagi para konsumen dan kolega untuk saling bertemu, berkomunikasi dan berkoordinasi. Dan bagi anda yang pemula di bidang property bisa menggunakan media website sebagai toko virtual mereka. Biaya bulanan atau tahunan untuk website jauh lebih murah dibanding anda menyewa kantor sebagai basecamp usaha anda. Selain itu, beberapa vendor bahkan menawarkan domain gratis bagi anda yang ingin membuat website dengan modal minim atau bahkan tanpa modal.

9. Bangun Brand dan Pertahankan Reputasi
Apapun ukuran bisnis anda, baik besar maupun kecil, membangun brand adalah hal yang mutlak. Pastinya konsumen akan lebih yakin jika usaha anda memiliki atribut brand yang menyakinkan pula, seperti logo perusahaan, kop surat resmi, alamat yang jelas, dan lain ebagainya. Banyak penyedia jasa branding akan dengan senang hati membantu anda dalam membangun brand usaha anda mulai dari nol. Bahkan beberapa hanya menargetkan tarif cukup terjangkau oleh semua kalangan. Membangun brand memang sulit namun anda bisa membuatnya jauh lebih mudah dengan bantuan professional berpengalaman di bidangnya.

10. Tetaplah Tekun dan Bersemangat
segala jenis usaha atau bisnis ada pasang-surutnya. Ada kalanya dalam beberapa bulan anda tidak mendapat proyek sama sekali, namun ada pula saat dimana anda kebanjiran job dari rekan maupun network yang sudah anda bangun. Apapun yang terjadi, tetaplah tekun dan bersemangat dalam menjalani profesi baru anda. Jika memungkinkan anda bisa mencoba system jemput bola dengan cara pengajukan proposal kerja sama dengan berbagai realtor dan pemilik property di kota anda, dengan anda sebagai tenaga outsource independent mereka.

Dengan menerapkan cara diatas memulai bisnis property tanpa modal untuk pemula seperti diurai diatas, diharapkan dapat  membantu anda mengembangkan bisnis property anda tentunya dengan modal yang seminim mungkin.